Kembali ke Portal BelajarSerasi Nihongo • Modul Tata Bahasa
Kurikulum Tata Bahasa

Pola Tata Bahasa Jepang Dasar

Fondasi tata bahasa penting untuk menyusun kalimat bahasa Jepang yang natural, mulai dari partikel kalimat, bentuk kopula, hingga kata kerja bentuk sopan.

Tersedia 12 Pola Tata Bahasa Dasar
01

A は B です

Pola kalimat dasar bahasa Jepang untuk menyatakan identitas, nama, profesi, atau karakteristik. Partikel 「は」 (dibaca 'wa') menandai topik yang sedang dibicarakan ('mengenai A / kalau bicara tentang A'), sedangkan 「です」 (desu) berfungsi sebagai penutup kalimat predikat nominal/sifat yang sopan.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
02

A は B ではありません / じゃありません

Bentuk negatif sopan dari pola 「です」. Digunakan untuk menyatakan bahwa A bukan merupakan B. Dalam percakapan lisan sehari-hari, variasi 「じゃありません」 (ja arimasen) sangat lazim digunakan.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
03

Kalimat + ですか / ますか

Dalam bahasa Jepang, pertanyaan sopan dibentuk dengan menyematkan partikel 「か」 (ka) pada ujung kalimat predikatif. Struktur urutan kata dalam kalimat tidak perlu dibalik.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
04

A も B です

Partikel 「も」 (mo) memberikan makna penambahan (aditif), berarti 'juga / pun / sama halnya'. Partikel ini menggantikan partikel penanda topik 「は」 atau partikel subjek ketika informasi atau predikat yang disematkan serupa.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
05

Kata Benda 1 の Kata Benda 2

Partikel 「の」 (no) menghubungkan dua kata benda. Kata benda pertama menerangkan, membatasi, atau menyatakan pemilik dari kata benda kedua. Sering bermakna 'milik / dari / tentang'.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
06

これ / それ / あれ は [Benda] です

Kata penunjuk benda mandiri: 「これ」 (kore) untuk benda dekat pembicara (ini), 「それ」 (sore) untuk benda dekat lawan bicara (itu), dan 「あれ」 (are) untuk benda yang jauh dari kedua pihak (itu di sana). Untuk bertanya gunakan 「どれ」 (dore).

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
07

ここ / そこ / あそこ は [Tempat] です

Kata penunjuk lokasi tempat: 「ここ」 (koko) tempat di sekitar pembicara (di sini), 「そこ」 (soko) tempat di sekitar lawan bicara (di situ), 「あそこ」 (asoko) tempat yang jauh dari keduanya (di sebelah sana). Pertanyaan tempat menggunakan 「どこ」 (doko).

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
08

[Tempat] に [Benda/Orang] が あります / います

Untuk menyatakan keberadaan suatu subjek pada suatu lokasi: gunakan 「あります」 (arimasu) untuk benda mati atau tanaman, dan gunakan 「います」 (imasu) untuk manusia dan hewan (makhluk bernyawa yang dapat bergerak aktif).

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
09

[Objek] を [Kata Kerja]

Partikel 「を」 (ditulis 'wo', dilafalkan 'o') diletakkan setelah kata benda untuk menandai bahwa kata benda tersebut adalah sasaran langsung atau objek dari aksi kata kerja transitif yang mengikutinya.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
10

[Waktu] に / [Tempat] に

Partikel 「に」 (ni) memiliki fungsi dasar penting: (1) menandai waktu spesifik ketika memuat angka jam, hari, atau tanggal tertentu, dan (2) menandai titik tujuan pergerakan bersama kata kerja perpindahan.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
11

[Tempat] で [Aktivitas] / [Alat] で

Partikel 「で」 (de) menandai tempat di mana suatu kegiatan atau aksi aktif dilakukan. Partikel ini juga menandai instrumen, sarana transportasi, atau media yang digunakan dalam melakukan perbuatan.

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol
12

Kata Kerja ~ます / ~ません / ~ました / ~ませんでした

Akhiran 「~ます」 (masu) adalah penanda bentuk sopan (polite) pada predikat kata kerja. Bentuk non-lampau positif (~ます) menyatakan kebiasaan rutin, fakta umum, atau rencana ke depan; sedangkan bentuk lampau dinyatakan dengan akhiran (~ました / ~ませんでした).

2 Contoh KalimatLatihan Terkontrol